Mari tunjukkan bahwa kita adalah ummat terbaik.

Thursday, 30 May 2013

Jazirah 2.2 episode 2 : "Sains sebagai Tanda Orang Berakal"

09:51 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI No comments
Assalaamualaykum sobat :)
Semoga senantiasa dalam kondisi terbaiknya ya.
Alhamdulillah, kemarin MII telah menggelar acara Jazirah 2.2 untuk yang kedua kalinya.
Jazirah 2.2 kali ini bekerjasama dengan Rohis Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Fisika FMIPA UI
Gak nyangka loh, pesertanya banyaaaaaak banget.

suasana Ruag B 101 FMIPA UI

kak Andy kerika sedang menyampaikan materi
Nah, buat sobat yang kemarin gak bisa hadir atau gak sempet mendokumentasikan materi Jazirah yang super banget, gak usah khawatir, MII kasih nih notulensinya. Oiya, untuk hasil live tweetnya juga bisa dibaca disini --> http://t.co/mCWlv6pnSK

semoga bermanfaat ya :)

NOTULEN
JAZIRAH FISIKA
LD MUSHOLLA ‘IZZATUL ISLAM
2013



Hari                             : Rabu
Tanggal                       : 29 Mei 2013
Pukul                           : 16.00 s/d 17.47 WIB
Tempat                        : Ruang B.101 FMIPA UI
MC                              : Yanis
Moderator                   : Regi Kusuma Atmadja
Narasumber                 : Andy Octavian Latief
Peserta                         : siswa SMA dan Mahasiswa
Acara                           : Kajian islami dengan tema “Science Sebuah Tanda Bagi Orang yang
  Berakal” dengan agenda sebagai berikut:
1.      Pembukaan
2.      Perkenalan narasumber
3.      Tilawah
4.      Kajian
5.      Sesi tanya jawab
6.      Penutup
Hasil Kajian
I.       Kajian dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Mei 2013 dibuka oleh Yanis, kemudian dilanjutkan dengan tilawatil Qur’an yang dibawakan oleh Asaduddin As Zanky. Setelah itu, moderator  memperkenalkan narasumber, Andy Octavian Latief. Kajian dibuka pada pukul 16.00 WIB.


II.    Setelah pengenalan narasumber, kajian dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan ringkasan materi sebagai berikut:
I. 1 Definisi sains yakni sebagai suatu hal yang dapat diuji. Testabilitas sains terbagi menjadi tiga, yakni observasi, verifikasi, dan falsifikasi.
a.       Observasi langsung dan dapat dideteksi dengan pancaindera atau detector. Cara menguji teori yang tidak dapat diobservasi untuk diuji secara langsung untuk sehingga solusinya dengan...
b.   Verifikasi suatu pernyataan. yakni ilmu yang tidak dapat dijangkau dengan misalnya ilmu tentang kosmologi. Selain itu, terdapat cara lain untuk menguji teori yakni dengan...
c.    Falsifikasi.

I.  2   Timbalah ilmu dari ahlinya: tidak sembarangan dalam memilih seseorang yang alim untuk digurui (Syaikh Al-Baaaniy).

I. 3   Islam itu ilmiah. Islam dibangun di atas dasar yang jelas dan ilmiah yang dapat diuji kebenarannya. (Q.S At- Thuur:32-34 dan Al-Baqarah: 23). Islam itu ilmiah karena telah terbukti melalui tiga kriteria testabilitas sains, misalnya Al-Qur’an yang sangat terjamin keasliannya (falsifikasi).
Islam memiliki patokan testabilitas yang jelas. Tantangan Allah kepada siapa pun yang meragukan Al-Qur’an yang dapat dijawab kapan saja dan di mana saja. Sementara itu, karya manusia dapat diimitasi seperti kasus Shakespeare yang mengimitasi karya Row

I.  4   Perhatikan bahwa Al-Qur’an ditulis dengan bahasa Arab klasik. Ia tersusun dari huruf alphabet yang sama, atas kaidah nahw dan sharf yang sama, dengan kosakata yang sama. Menurunnya kualitas bahasa Arab menandakan semakin sulitnya Al-Qur’an ditiru. (Q.S Asy-Syu’araa: 192-195)

I.  5   Beberapa kelemahan sains:
·         Kemampuan manusia untuk membuat karakterisasi alam semesta adalah terbatas.
·         Kecocokan hasil eksperimen dengan hipotesis tidak serta merta membuktikan kebenaran hipotesis tersebut.
·         Kebermanfaatan produk dan teknologi hasil dari teori-teori sains tidak serta merta membuktikan kebenaran dari teori-teori tersebut.
·         Dinamika dan perkembangan sains bukanlah parameter keberhasilannya.

I.  6   Pondasi dan landasan Islam jauh lebih kuat daripada pondasi dan landasan sains. Dahulukan firman Allah subhanahu wata’ala dan Hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Ilmu manusia itu sangat terbatas, sedangkan ilmu Allah tidak terbatas. Jangan berbicara agama tanpa ilmu, seperti ketika menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an.

I. 7   Belajarlah ilmu agama. Jangan hanya belajar ilmu dunia. Kita harus mendulang hikmah di alam Allah subhanahu wata’ala.

I.  8   Kesimpulan: Islam adalah agama yang ilmiah. Bukan berarti kita tidak boleh mempelajari sains, namun kita tidak boleh men-Tuhan-kan akal.


III. Sesi Tanya jawab dibuka setelah penyampaian materi selesai.
II.1     Siswa SMA a            : bagaimana cara mendulang hikmah di alam-Nya?
Jawab                        : mempelajari firman Allah subhanahu wata’ala sembari
  mempelajari ilmu dunia.
II.2     Mahasiswi Psikologi : bagaimana sikap kita dalam menyikapi sains yang tidak 100%
  benar?
Jawab                        : sains adalah ilmu yang terbaik untuk menjelaskan material dan
fenomena dunia saat ini, jadi tidak apa bila kita gunakan sebagai referensi ilmu dunia.
II.3     Siswa SMA b            : apakah sains itu selalu benar sampai ditemukan kesalahannya?
Jawab                        : yang benar adalah sains itu dianggap benar bukan selalu benar.


IV. Kajian Jazirah Fisika ditutup pada pukul 17.47  WIB.

LD Musholla Izzatul Islam

Depok, 29 Mei 2013

****
yak! sampai ketemu di Jazirah 2.2 berikutnya ya :)

Sunday, 19 May 2013

Secarik Biru Hitam: Hasad

16:25 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI No comments
Assalamu'alaykum sobaaat :)

Kira-kira apa saja sih penyakit hati yang harus dhindari? Kalian tau Hasad? Apa saja sih tanda-tanda hasad? Serta apa saja dampak buruk yang ditimbulkan dari sifat hasad?

Nah kali ini Secarik Biru Hitam hadir dengan judul "Hasad Wajib Dijauhi Bagi Penuntut Ilmu" :)

silahkan download disini :)

Wednesday, 15 May 2013

Penerima Beasiswa Izzatul Islam periode 2013

20:32 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI No comments
Bismillahirrahmanirrahim,
Berdasarkan seleksi berkas dan hasil wawancara, Lembaga Dakwah Musholla Izzatul Islam 2.2 dengan bangga mengumumkan penerima Beasiswa Izzatul Islam periode 2013 adalah sebagai berikut:

Nama
Jurusan
Angkatan
Achmad Alwan Asroruddin
Fisika
2011
Ahmad Yanis Audi
Fisika
2012
Borkat Daulay
Geografi
2012
Frisillia Dewi
Fisika
2012
Yuniaty Afrieny
Kimia
2011
Annisa Sholiha
Biologi
2012

Selamat kepada para penerima Beasiswa Izzatul Islam periode 2013!
Untuk penandatangan perjanjian beasiswa & informasi lebih lanjut akan diberitahukan segera melalui jarkom sms langsung.

Friday, 12 April 2013

Beasiswa Izzatul Islam 2013

12:22 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI , 1 comment
Assalamualaykum....

"...Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri..." QS. Ar-Ra'd (13) : 11


ada apa lagi nih di MII?
yak! kali ini Musholla Izzatul Islam menawarkan suatu program pemberdayaan ummat yang tujuannya untuk mencetak generasi Islam yang cerdas dan berakhlak mulia.

waaaah apa tuh programnya?
Beasiswa Izzatul Islam 2013.
gak hanya sekedar dapet beasiswa, tapi kamu juga akan dapet pembekalan / pembinaan mengenai Islam yang InsyaaAllah bakal membuat hidup kamu lebih berkualitas dan bermanfaat di dunia dan akhirat :)

syaratnya?
bagi calon penerima beasiswa ada syarat-syaratnya nih :
  1. Muslim
  2. IPK minimal 2.75
  3. Angkatan 2011-2012
  4. Memiliki keinginan kuat untuk belajar Islam
  5. Menumpulkan formulir dan essay tentang "Life Plan"
Untuk formulirnya bisa klik --> http://bit.ly/XGzLR2 lalu unduh deh.

terus alurnya gimana nih?
  1. Mengunduh formulir di blog http://izzatulislamipaui.blogspot.com/
  2. Mengirimkan berkas pendaftaran meliputi:
    1. Formulir Pendaftaran lengkap dengan foto berwarna
    2. Essay tentang “life plan” (font: Calibri, 12; space: 1; margin: normal; maksimal: 2 halaman)
    3. Fotokopi Transkrip terbaru
Berkas dimasukkan dalam map kuning, lalu dikirimkan paling lambat 30 April 2013 ke:
·       Sekertariat MII
·       Pengurus MII
  1. Konfirmasi berkas yang sudah dikirim via SMS ke Ja’far (08567681417) dengan Format:
    <Nama Lengkap> <spasi> <Fakultas> <spasi> <Jurusan> <spasi> <angkatan> telah mengirimkan berkas pendaftaran Beasiswa Izzatul islam pada <tanggal/bulan> via <antar langsung ke Sekretariat MII/ Pengurus MII: nama pengurus MII>
    Contoh:
    • Alka Budi Wahidin FMIPA Fisika 2011 telah mengirim berkas pendaftaran Beasiswa Izzatul Islam pada 30/4 via antar langsung ke sekretariat MII
    • Alka Budi Wahidin FMIPA Fisika 2011 telah mengirim berkas pendaftaran Beasiswa Izzatul Islam pada 30/4 via pengurus MII: Achmad Prayogi
Pendaftaran mulai tanggal 12 - 30 April 2013
Pengumuman seleksi berkasnya tanggal 6 Mei 2013
Wawancara tanggal 10 Mei 2013
Pengumuman finalnya tanggal 15 Mei 2013


mau tanya-tanya lebih lanjut dong, ke siapa ya?
Hubungi Giri di 085624708865, atau Nia di 0877311330604

Sunday, 31 March 2013

UTS, Sejenak Kita Bercermin

04:13 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI No comments


Bismillahirrahmanirrahim…

Alhamdulillah, waktu membawa kita menuju titik tengah semester genap. Saat ini akan tiba masa ujian tengah semester (UTS) yang sedang dinanti oleh mahasiswa Universitas Indonesia, lebih khusus mahasiswa Fakultas MIPA. :D

Sobat yang dirahmati  Allah, sebagai seorang mahasiswa, ujian demi ujian akan kita alami dalam rangka mempersipakan diri mengahadapi masa depan nanti. Ibarat perguruan silat, di kampus inilah yang menjadi tempat penempaan kita. Tempat dimana kita akan dilatih jurus-jurus yang dengannya nanti diharapkan kita akan mampu menghadapi situasi yang lebih riil dalam kehidupan bermasyarakat.


Jangan takut, Ujian tengah semester ini sejatinya adalah suatu simulasi. Hanya sebuah ujian yang terlalu kecil untuk ditakuti. Namun, bukanlah suatu hal untuk diremehkan. Ingat teman, ketika kita berada dalam perkuliahan, cobalah sejenak kita refleksi diri. Apakah niat kita dalam menuntut ilmu kali ini sudah sesuai dengan proses yang kita jalani? Niat dan proses adalah dua hal yang sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan kita capai nantinya. J

Kawan, dalam menjalani setiap ujian, tentu kita mengharapkan hasil yang baik bukan? Nah, apakah kita sudah terlalu puas dengan hasil angka-angka yang nantinya menghiasi nilai SIAK NG kita? ataukah bagaimana? Tentu masing-masing orang punya pendapat.

Melalui tulisan ini saya ingin sedikit menyampaikan apa yang dikatakan oleh Allah SWT dalam firman-Nya:


Artinya:
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al Mujadillah ayat 11)

Ayat di atas menerangkan bahwa Allah akan meninggikan derajat orang yang berilmu. Jadi, sudah jelas bahwa ilmu itu memiliki tingkatan yang istimewa. Mungkin selama ini kita berada dalam paradigma sempit bahwa kuliah itu hanya untuk mengharapkan nilai yang baik, lulus, dan mendapatkan ijazah. Namun, lebih dari itu. Ilmu lebih utama daripada hanya sekedar nilai.

Kawan, mari kita coba jadikan momen UTS ini sebagai cerminan untuk diri kita. Sejauh mana kita serius dalam menjalankan amanah kita sebagai seorang mahasiswa yang notabane tidak banyak jika dibandingkan dengan seluruh penduduk Indonesia. Mari kita syukuri nikmat, yang menjadikan kita sebagai seorang mahasiswa di kampus MIPA UI ini. Nilai-nilai yang terukir nanti haruslah menjadi nilai yang benar-benar halal, hasil perjuangan kita semata. Karena hidup adalah perjuangan, maka perjuangkanlah ini dengan sebaik-baiknya J

Satu hal yang pasti, kejujuran adalah nilai yang mahal. Itulah makna nilai UTS yang sebenarnya. UTS itu adalah cermin, refleksi bagi kita dengan perjuangan yang kita lakukan. Mencoba menguji jurus-jurus yang sudah diajarkan oleh dosen-dosen kita dengan harapan jurus-jurus tersebut akan berguna di masa depan nanti. Mahasiswa MIPA itu calon saintis, yang senantiasa berpikir kritis, optimis, dan tidak apatis terhadap kondisi alam sekitarnya.  Dengan segenap kemampuan, dan diawali dengan Bismillah dan doa, Insya Allah… Insya Allah akan selalu ada jalan.. gUe pasTi biSA…. Allahu Akbar…
 Sebelum ujian, boleh mengucapkan doa berikut: :D
Artinya : Yaa Allah Tambahkanlah ilmuku dan Berikanlah aku pemahaman, Yaa Tuhanku Permudahlah dan Jangan Engkau persulit, dan Tuhanku sempurnakanlah (ilmuku) dengan kebaikan.

  
Selamat UTS, kawan… semoga dimudahkan dalam setiap persoalan yang  dihadapi.. inilah tantangan… berhusnudzan dengan segala apa yang terjadi.. J


Depok, 31 Maret 2013, 19 Jumadil Awwal 1434 H
Salam semangat.
Achmad Prayogi, 
Ketua LD Musholla ‘Izzatu Islam 22
-Sahabat Bermanfaat-



Tuesday, 19 March 2013

Pendaftaran Pengajar TPA An-Nur

01:45 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI No comments


Assalamualaikum wr.wb.
Halo sobat yang disayang Allah swt. (aamiiin)

Inget hadits ini?
"sebaik-baiknya kamu adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya" (HR. Bukhori)

Nah, pastinya kita selalu berlomba-lomba dalam kebaikan dong ya.
So, MII 2.2 khususnya dari departemen Ummah Center (UC) membuka peluang nih bagi temen-temen yang punya waktu luang di sore hari dan ingin diisi dengan kegiatan yang bermanfaat!

yaitu menjadi Pengajar TPA An-Nur

selain dapet pengalaman, ngajar TPA juga buat investasi kita diakhirat loh sobat :)
itung-itung sebagai amal jariyah kita yang terus mengalir.

yuks, mungkin yang stress dengan kegiatan dikampus bisa me-refresh otak dengan ketemu adik-adik kecil yang imut-imut dan lucu-lucu.

Waktunya kamu yang pilih kok.
 Hari Senin sampai Jumat pukul 14.00 - 17.00 WIB
Tempatnya di Jl. H. M. Nalim No. 12 RT.12 RW.08, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan

Daftarkan diri kamu segera menjadi Pengajar TPA An-Nur!
dengan cara ketik Nama_Jurusan/Angkatan_No.Hp_Pilihan Hari
kirim ke 085716505154.

Kami juga akan mengapresiasi dengan memberikan sertifikat di akhir semester.

Tunggu apa lagi, kami selalu terbuka untukmu! (:
Ummah Center MII 2.2
# Dekat dan Melayani

Wednesday, 6 March 2013

Kajian Tafsir #1

20:09 Posted by Izzatul Islam FMIPA UI No comments
Assalamualaykum wr. wb

Apakabar sobat? Semoga senantiasa dalam lidungan Allah swt.

Kemarin, hari Selasa tanggal 5 Maret 2013 Kajian 6 Kitab  dari Salam UI diadakan di Gedung Serbaguna BSM FMIPA UI.
Seperti yang telah dipublish sebelumnya, Kajian rutin yang bertempat di FMIPA ini mengupas mengenai Kajian Tafsir Alquran.

Event perdana ini dibawakan oleh Ust. Nandar Sunandar, Lc, M.Sc sebagai narasumber dan Ahmad Yanis Audi (Fisika 2012) sebagai MC. Acara dimulai pukul 16.22 dengan pembacaan tilawah oleh Zul Haji (Fisika 2011)

Berikut resume kajian yang ditulis oleh Titin Ariyani (Kimia 2010)

Pengantar Ilmu Tafsir


Di awal sesi, MC memperkenalkan narasumber dan memberikan satu inspirasi dari sosok Ustadz Nandar Sunandar, yaitu moto hidup beliau, bahwa “Hidup adalah penghambaan diri kepada Allah swt (: ” (tadabur Adz Dzariyat : 56) 

Pada kesempatan ini, materi yang disampaikan tidak langsung masuk ke pembahasan tafsir. Untuk sesi ke depannya, akan dibahas tafsir surah-surah pada juz 30, dari An Naba sampai An Nas. Di awal sesi, narasumber menanyakan “siapa yang sudah hafal juz 30? Atau bahkan 30 juz? (:” 

Materi yang dibahas kali ini adalah pengantar ilmu tafsir. 


Definisi Tafsir Al Quran
Tafsir (fassara, yufassiru, tafsiiran) , Al Fusru yang memiliki arti menjelaskan dan menyingkap sesuatu. Tafsir menurut istilah adalah ilmu untuk memahami kitab Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, menjelaskan makna-maknanya menyimpulkan hikmah dan hukum-hukumnya. (Al Hafidz as Suyuthi dari al-Imam Az Zarkasyi). Ketika kita berbicara mengenai kitab, setidaknya ada 4 kitab yang kita ketahui (Kitab Zabur kepada Nabi Daud as, Kitab Taurat kepada Nabi Musa as, Kitab Injil kepada Nabi Isa as, dan yang terakhir.. Kitab Al Quran yang diturunkan kapada Nabi Muhammad saw). Itu semua adalah kitab yang menjadi pedoman kehidupan manusia, hanya saja kitab sebelumnya hanya berlaku local saja, yaitu untuk kaum Bani Israil. Kenapa disebut Bani Israil? Israil itu sendiri berasal dari bahasa Ibrani, Isra itu artinya hamba, il artinya Tuhan. Jadi Israil itu artinya hamba Tuhan, atau dalam bahasa Arab disebut Abdullah. Kalau kita kaji, Israil itu dinisbahkan kepada Nabi Yakub as. Ketika disebut Bani Israil, maka itu adalah keturunan Nabi Yakub as. 

Nabi Ibrahim memiliki 2 anak, yang pertama adalah Ismail dan yang kedua adalah Ishak. Dari keturunan Nabi Ishak, banyak sekali nabi-nabi utusan Allah. Dan itu semua diperuntukkan kepada Bani Israil. Ada apa dengan Bani Israil? Coba kita lihat di QS Al Baqarah, ketika disuruh menyembelih sapi, mereka tanya menyembelih sapi yang bagaimana. Dijawab sapi yang kekuningan, lalu ditanya lagi sapi yang seperti apa. Lalu dijawab lagi, sapi yang tidak terlalu tua dan terlalu muda. Tidak jua melaksanakan, selalu bertanya dan bertanya. 

Kembali ke topik Al Kitab, ilmu tafsir yang dijelaskan di sini adalah ilmu untuk memahami kitab Allah swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, Al Quran. 

Sebagaimana yang kita ketahui, Al Quran yang terdiri dari 30 juz, 114 surat, dengan jumlah huruf mencapai lebih dari satu juta, itu sangat penuh hikmah dan hukum-hukum di dalamnya. Oleh karena itu, memahaminya adalah hal mutlak karena itulah pedoman hidup kita. 

Urgensi Memahami Tafsir Al Quran. 
Kita sama-sama tahu bahwa Al Quran adalah pedoman dengan bahasa Arab. 

“Sesungguhnya Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab” 

Kalau kita menuliskan Al Quran dengan huruf latin, berarti itu bukan Al Quran. Kitab pedoman ini memuat dasar-dasar aqidah (Al Iman billah, Al Iman bilmalaikati, al imanu bil kutubihi, Al Imanu bil Yaumil Akhir, Al Imani bil Qadha wal Qadr). Inilah yang disebut sebagai rukun Iman. Kemudian, Al Quran juga memuat kaidah syariah, misal hukum (pidana, perdata, pernikahan,dll), serta asas-asas perilaku (muamalah) seorang muslim (misal akhlak sesama muslim, terhadap orang tua, tetangga, dll). Namun Allah tidak memberikan perincian-perincian mengenai itu secara eksplisit, namun terkandung dalam ayatnya yang menyimpan makna. Misalnya pada Surah Al Asr, yang hanya tiga ayat, ternyata menyimpan makna sebegitu dalam dan luas. Bahkan dikatakan Andai Allah tidak menurunkan AL Quran selain Surah Al Asr, maka cukuplah itu untuk manusia karena di situ menyimpan pesan beriman, beramal shalih, saling menasihati dalam kebaikan dan menetapi dalam kesabaran. Artinya banyak sekali ayat Al Quran yang pendek, namun maknanya luas. Oleh karena itu, kita perlu memahami tafsir Al Quran. 

Tafsir dalam Sejarah 
Tafsir sudah dikenal sejak masa Rasulullah. Pada masa itu, banyak sahabat yang ahli dalam bidang tafsir. Mereka memang memiliki bahasa ibu Arab, sehingga mudah mencerna ayat-ayat yang turun. Ada para sahabat ahli tafsir (Abu Bakar Shiddiq, Umar, Ustman, Ali, Ibn Mas’ud, ibn Abbas, Ubai ibn Ka’ab, Zaid ibn Tsabit, Abu Musa al Asy’ari, Abdullah ibn Zubair), mereka adalah orang pilihan. Allah meridhoi mereka dan mereka ridho kepada-Nya. Mereka bukan sekadar ahli tafsir, namun juga ahli fiqih, bahkan sebagian merupakan ahli seni dan sastra. 

Ada 3 referensi para sahabat dalam menafsirkan Al Quran : 
Dari Al Quran, Sunnah, juga ijtihad. 

Pada masa sahabat, ada 3 kota yang menjadi 
  1. Mekah – (Madrasah ibn Abbas) , mendapatkan doa special dari Rasulullah. “Ya Allah, berikanlah atau karuniakan kepada Ibn Abbas kepahaman dalam agama, dan ajarkan kepada dirinya takwil/tafsir”. Dengan doa itu, Ibn Abbas menjadi pakar dalam bidang tafsir, dan muncullah Tafsir ibn Abbas yang dikumpulkan oleh para tabi’in dari Ibn Abba situ sendiri. 
  2. Madinah – (Madrasah Ubai ibn Ka’ab) 
  3. Irak – (Madrasah ibn Mas’ud), sahabat Rasulullah yang memiliki nama Abdullah ibn Mas’ud dengan banyak keistimewaan 
Mufassir Mekah : Mujahid ibn Jabir, Atha ibn Abi Tabah, Ikrimah, dll. 
Mufassir Madinah L Muhammad ibn Ka’ab, Abu Al Aliyah, Zaid ibn Aslam, dll. 
Mufassir Irak : Al Hasan Al Basri, Masruq ibn Al Aida, Murrah al Hamdani,dll 

Bentuk Tafsir Al Quran 

1. Tafsir bil Matsur : menafsirkan Al Quran berdasarkan kutipan-kutipan shahih, yaitu menafsirkan Al Quran dengan Al Quran karena ia berfungsi sebagai penjelas Kitabullah, dengan perkataan sahabat karena merekalah yang dianggap mengetahui kitabullah, dan dari para tabi’in. 

Contoh : Ibn Jarir At Thabari, Tafsir Ibn Katsir. 

2. Tafsir bir Ra’yi : tafsir yang menggunakan ijtihad seorang mufassir dengan bantuan ilmu bahasa Arab, ilmu qiro’ah, ilmu Al Quran, ilmu hadits, ushul fiqh, asbab an Nuzul, dan ilmu lain. Mereka harus menguasai semua ilmu tersebut untuk menafsirkan Al Quran. 

Contoh : Tafsir Fakhrur Razi, Tafsir Abu Su’ud, Tafsir fii Dzilalil Quran (Sayyid Qutb). 

Metode Tafsir 

Ada 4 macam metode : 

1. Metode Tahlili 
Ialah metode tafsir yang berusaha menjelaskan Al Quran dengan menguasai berbagai sisinya dan menjelaskan apa yang dimaksudkan oleh Al Quran, misalnya sastra dan makna bahasanya. 

2. Metode Ijmali 
Ialah metode yang berusaha menjelaskan Al Quran secara singkat dan global, dengan menjelaskan makna yang dimaksud tiap kalimat dengan bahasa yang ringkas. 

3. Metode Muqaran 

4. Metode Madhu’I (Tematik) 

5. Mengumpulkan ayat Al Quran yang mempunyai tujuan yang satu, sama-sama membahas topic tertentu dan mengurutkannya sesuai dengan masa turunnya, selaras dengan asbabun nuzulnya, kemudian memperhatikannya dengan penjelasan-penjelasan dan keterangan-keterangan dari ayat lain. 

Biografi Singkat Ibn Katsir 

Abu Fida Imaduddin Ismail ibn Umar bin Katsir al Qurasyi al Bushrawi ad Dimasyqi. Lahir pada tahun 701 Hijriyah di Kota Bashra, negeri Syam. Usia 4 tahun, ayahnya wafat kemudian beliau diasuh oleh pamannya. Tahun 706 H beliau menetap di Damaskus. Beliau menimba ilmu di Damaskus gurunya ibn Asyakir ibn Sairazi, ishaq ibn Yahya, Adz Dzahabi ibn Taimiyah, dll. Beliau wafat tahun 774 H di Damaskus. 

Diceritakan dalam sejarah, beliau ingin dimakamkan berdampingan dengan Ibn Taimiyah. Ibn Taimiyah adalah ulama besar yang menghasilkan kurang lebih 500 karya/buku. Bahkan ada cerita suatu hari saat beliau sakit, dokter yang memeriksa beliau merekomendasikan untuk istirahat total. Tapi yang beliau lakukan adalah membaca. Kata dokter, “wahai Tuan, anda itu sedang sakit keras. Jangan banyak berfikirlah, istirahat”. Beliau menjawab “justru dengan membaca, saya merasa nyaman. Istirahat saya adalah membaca”. 

Prestasi keilmuan Ibn Katsir 
  • Ahli Tafsir ternama à Tafsir Ibn Katsir yang masih digunakan hingga saat ini. Banyak sekali pahala yang mengalir, masyaAllah (: 
  • Ahli Hadits à beliau pernah menyusun buku di bidang hadits lagi kuat hafalannya. 
  • Sejarawan à pernah menulis buku sejarah tentag masa Rasulullah hingga hari akhir. 
  • Ahli Fiqh à bukan sekadar bisa 
Karya menumental Ibn Katsir 
  • Tafsir Al Quranal Adzim 
  • Al Bidayah wal Nihayah 
  • Jami’ al Masanid 
  • Ikhtisar ‘ulum al haits 
  • Risalah fii al Jihad 
  • Al Kawakib Ad Darari 
  • dll 
Keistimewaan 
  • Menafsirkan Al Quran dengan Al Quran 
  • Memaparkan ayat-ayat yang bersesuaian maknanya 
  • Menafsirkan ayat dengan hadits marfu’ 
  • Menafsirkan al Qur’an dengan atsar Sahabat 
Kesaksian Para Ulama 
  • ­Ibn Katsir adalah seorang mufti, muhaddits, alim, ahli fiqh, ahli tafsir (Ad Dzahabi) 
  • Ibn Katsir adalah seorang yang disibukan dengan hadits


Pertanyaan : 
  1. Di Surah Al Ahzab : 29 ada perintah jilbab. Maksud kata menutup wajah itu seperti apa? 

Jawab : Jilbab adalah penutup kepala, dada, dan wajah. Di sana ada perbedaan pendapat di kalangan ulama berkaitan dengan penafsiran ayat tersebut. Ada sebagian yang menafsirkan jilbab adalah kain yang menutup dari kepala hingga lutut (kecuali mata). Ini berkaitan dengan hadits Rasulullah yang lain yang menjelaskannya. Dari sini muncul perbedaan di kalangan sahabat sendiri. Ditafsirkan selain wajah dan telapak tangan, dan sebagian menafsirkan seluruhnya kecuali mata. Masing-masing pendapat tersebut memiliki landasan yang kuat.

----
Kajian selesai pukul 18.03 WIB

Untuk livetweetnya bisa lihat di --> http://t.co/8tG1KC2xrs

Sampai jumpa di Kajian Tafsir #2 ya :)